Saya menemukan artikel ini saat membuat analisis 10 paradoxes nya Mihaly, setelah dilihat-lihat kebanyakan agak-agak berkebalikan dengan kreativitas yang dikemukakan Mihaly.

Cukup menarik, pandangan orang tentang kreativitas ternyata berbeda-beda.

Ini ‘6 Myths Of  Creativity nya Bill Breen:

1. Creativity Comes From Creative Types

2. Money Is a Creativity Motivator

3. Time Pressure Fuels Creativity

4. Fear Forces Breakthroughs

5. Competition Beats Collaboration

6. A Streamlined Organization Is a Creative Organization

Lebih lengkapnya baca aja di http://www.fastcompany.com/magazine/89/creativity.html?page=0%2C0

10 Paradoxes ‘Mihaly’

1. Creative people have a great deal of physical energy, but they’re also often quiet and at rest.

Orang kreatif memiliki energi yang tidak bisa diprediksi, untuk bekerja bisaanya energinya akan dipakai dengan optimal, dengan tujuan mungkin menghasilkan hasil yang maksimal. Dan dia akan diam dan beristirahat untuk mendapatkan ide atau mungkin dalam mencari ilhamnya, karena ide baru dan segar didapatkan saat pikiran kita dalam keadaan tenang dan tidak tertekan.

2. Creative people tend to be smart yet naive at the same time.

Pandai dalam menemukan hal-hal kecil yang berharga yang bila disatukan akan menakjubkan, dan terkadang kepandaian itu naïve (memang original, tidak dibuat-buat). Dan memang terkadang ide-idenya terkesan yaaa tidak masuk di akal.

3. Creative people combine playfulness and discipline, or responsibility and irresponsibility.

Kreativitas bisa optimal tercipta apabila suasana atau keadaan seseorang tidak tertekan, maka suasana kerja yang gembira sangatlah dibutuhkan untuk orang-orang kreatif. Suasana gembira juga ceria memberikan dampak atau aura positif sehingga inspirasi pun bisa atang dengan mudah. Apabila suasana gembira tidak ditemukan, orang kreatif bisa menciptakan suasana itu dengan caranya sendiri, apakah itu dengan cara yang bertanggung jawab atau bisa saja tidak bertanggung jawab.

4. Creative people alternate between imagination and fantasy, and a rooted sense of reality.

Imajinasi adalah teman baik orang-orang kreatif, tanpa imajinasi, tanpa fantasi orang kreatif tidak atau bukanlah orang kreatif. Imajinasi yang dimiliki orang kreatif walaupun itu dianggap tidak mundkin terjadi oleh orang lain, terkadang bisa diwujudkan menjadi kenyataan, dan ia yakin akan itu. Namun menurut saya ada perbedaan antara imajinasi dan fantasi. Imajinasi adalah proses membayangkan atau melahirkan suatu ide baru yang bisa diwujudkan menjadi kenyataan walaupun banyak orang akan ragu itu bisa diwujudkan atau tidak, sedangkan fantasi hanyalah sebuah khyalan dari seseorang yang sangat sukar untuk jadi kenyataan atau bahkan tidak mungkin bisa diwujudkan menjadi suatu hal yang nyata. Orang kreatif identik dengan imajinasinya yang luar bisaa.

5. Creative people trend to be both extroverted and introverted.

Extroverted,,sangat terbuka dan antusias di dalam menyampaikan ide-ide mereka pada orang lain, tetapi meurut saya di dalam menciptakan idenya itu orang kreatif akan bisa sangat introverted, proses menciptakan ide kadang hal yang sulit bahkan bagi seorang yang sangat-sangat kreatif sekalipun, jadi mungkin saat-saat sendiri adalah saat yang dibutuhkan bagi dia, agar bisa fokus.

6. Creative people are humble and proud at the same time.

Orang kreatif adalah orang yang cerdas, termasuk cerdas dalam bersikap juga, bisaanya dia akan memiliki sikap rendah hati (low profile), termasuk pemalu. Walaupun begitu setipa manusia pasti punya rasa ingin dihargai, termasuk dihargai atas apa yang menjadi buah kerjanya, begitu juga dengan orang kreatif.

7. Creative people, to an extent, escape rigid gender role stereotyping.

Pernah saya mendapatkan pepatah ini “Create your own box”, videonya saya post juga di blog,,orang kreatif tidak mau, cenderung tidak betah dengan kebisaaan-kebisaaan yang sudah umum, seperti gender role, bisa dia tabrak dengan mudah, tidak mudah terpengaruh dengan stereotype yang ada atau yang umum. He/she will creating his/her own box.

8. Creative people are both rebellious and conservative.

Hampir sama dengan paradoxe nomor 7, he/she will creating his/her own box. Berjiwa pemberontak, karena bisaanya tidak betah dengan keadaan umum tersebut. Ide-ide yang terkadang ekstrim, tetapi orang kreatif akan tetap menyesuaikan dengan keadaan sekitarnya, sesuatu yang bisa diterima orang banyak juga, Karena salah satu tujuannya adalah agar ide diterima di masyarakat juga.

9. Most creative people are very passionate about their work, yet they can be extremely objective about it as well.

Bersemangat dalam kerja tentunya, energy yang mereka gunakan optimal seperti dalam paradoxe nomor 1. Cara berfikir mereka objektif, berusaha selalu senetral mungkin terhadap ide yang dia miliki, selalu agar bisa sesuai dengan masyarakat luas, agar bisa diterima.

10. Creative people’s openness and sensitivity often exposes them to suffering and pain, yet also to a great deal of enjoyment.

Sebagai manusia orang kreatif juga mengalami masa sulit dalam hasil idenya, keterbukaan idenya terhadap public mungkin tidak selalu mendapat respon yang baik, apakah itu direndahkan, dianggap tidak normal dan lain-lain, dan itu cukup membuat dia agak-agak menderita, tapi juga dia jadikan itu suatu motivasi yang bisa ia nikmati juga.

strategis untuk beraktifitas dan keterbatasan lahan yang tersedia, semakin membuat harga sewa ruang dan lahan menjadi semakin mahal. Tidak adanya pengaturan, tata guna lahan yang jelas oleh pengelola kota, harga sewa ditetapkan secara sepihak oleh para pemilik ruang. Sekiranya pemerintah harusnya dapat lebih perhatian dan mendukung dalam ikut membantu mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut. Penataan ruang kota Bandung yang bisa mengakomodasi potensi kreatif warganya, sudah semestinya difasilitasi. Jika pengelola Kota melihat komunitas kreatif sebagai potensi kota yang membentuk identitas Bandung sebagai kota kreatif, sudah saatnya, apa yang menjadi persoalan komunitas ini, juga menjadi persoalan yang perlu dipikirkan dan diselesaikan bersama-sama. Bukan hanya sebatas dibicarakan dan didiskusikan fórum-forum saja.

Referensi : http://bandungcreativecityblog.wordpress.com

Ekonomi kreatif yang saat ini sudah memasuki era-nya, era kreatif sebagai penggerak pertumbuhan eknonomi saat ini. Ekonomi kreatif ini dipercaya akan bertumbuh dan berkembang dengan pesat, dimana ekonomi kreatif ini bersumber dari ide, seni, dan teknologi. Ketiga unsur ini yang kemungkinan bisa sangat mendukung perwujudan ekonomi kreatif ini, diwujudkan dalam suatu industri yang juga menghasilkan produk-produk kreatif.

“Menurut Menteri Perdagangan (Mendag) RI Mari Elka Pangestu pada Pekan Produk Budaya Indonesia di Jakarta, Juli lalu menyampaikan nilai ekonomi yang mengejutkan dari ekonomi kreatif ini. Menurut Mendag, nilai ekonomi kreatif global diperkirakan tumbuh 5% pertahun, berkembang dari 2,2 triliun dolar AS pada Januari 2000 menjadi 6,1 triliun dolar AS 2020.

Oleh karena itu, katanya saatnya Indonesia bangkit dan mempersiapkan diri menyambut gelombang ekonomi kreatif dengan orientasi pada kreativitas. Memang butuh waktu dan dana yang besar membangun ekonomi kreatif ini. “Paling tidak, pemerintah membutuhkan dana Rp 10 triliun untuk mengembangkan sektor ini“, tambah Dirjen Industri Kecil dan Menengah Departemen Perindustrian RI, Sakri Widhianto di Bandung, beberapa waktu lalu. “ (Dikutip dari “Pikiran Rakyat Rabu, 28 November 2007”)

Lalu bagaimana dengan perkembangan di Jawa Barat mengenai sektor ini? Terlebih pada saat ini, yang mana ekonomi kreatif sudah diperkirakan oleh para pakar ekonomi di atas dapat berkembang pesat sejak satu tahun yang lalu. Disebutkan dalam sebuah sumber mengenai pengembangan potensi masyarakat Jawa Barat dalam ekonomi kreatif ini. Jawa Barat memiliki sumber daya manusia yang memiliki kemauan dan kemampuan di dalam kreativitas. Ditambah berbagai fasilitas-fasilitas yang sudah cukup banyak juga memadai. Seperti fasilitas pendidikan yang terbilang maju.

Telah terlihat pada saat ini, begitu banyak muncul usaha-usaha baru yang berbasis atas kreativitas dari pengusahanya, baik dalam bidang kerajinan tangan, fashion, industri desain, kuliner, musik, dan bahkan kesenian. Pernah saya melihat suatu acara di televisi yang menampilkan beberapa mahasiswa perguruan tinggi di Bandung yang memulai suatu usaha kerajinan tangan dari kulit ikan sapu, berbekal dari pengetahuannya selama menjalani pendidikan di perguruan tinggi tersebut, mereka dapat menemukan suatu ide, suatu cara, dan menghasilkan sesuatu yang baru. Mulai dari tas, dompet, dan kerajinan tangan lainnya terbuat dari kulit ikan sapu, menjadikan mereka seorang pengusaha dalam industri kreatif. Fashion, tidak dapat dipungkiri di beberapa kota besar di Jawa Barat industri fashion berkembang pesat. Seperti munculnya factory outlet juga distro-distro yang menjamur di mana-mana. Itupun merupakan salah satu bentuk dari ekonomi kreatif.

Dalam hal kuliner, banyak juga bermunculan jenis-jenis makanan baru, sehingga dikenal salah satu kota di Jawa Barat seperti Bandung merupakan tempat untuk berwisata kuliner, selain bermacam-macam jenis makanan ada, harganya pun sangat berbanding jauh jika dibandingkan dengan kota-kota besar lainnya. Ini sangat mendukung terhadap perekonomian masyarakat itu sendiri, meningkatkan taraf hidup, dan bisa membuka lapangan kerja pula.

Didapat dari suatu sumber pula, disebutkan bahwa generasi muda di Jawa Barat khususnya Kota Bandung dan sekitarnya dikenal gemar mengikuti perkembangan mode dan turut aktif sebagai pengguna produk-produk kreatif yang dihasilkan warga Jawa Barat khususnya Kota Bandung karena pada dasarnya masyarakat Jawa Barat terbuka menerima perubahan. Semua itu merupakan keunggulan yang bisa dijual. Apalagi bersaing di industri kreatif ditentukan kemampuan unik sumber daya manusia. Potensi SDM Jawa Barat ini sulit ditiru dan berpotensi.

Namun berkembangnya industri-industri ekonomi kreatif ini pun tidak bisa lepas begitu saja dari peran pemerintah. Sangat diperlukan dukungan yang besar agar industri ini memang dapat berkembang dengan baik juga berkembang pada jalur yang benar. Diperlukannya kerja sama yang baik antara pemerintah dan pengusaha profesional yang mandiri juga sektor swasta. Banyak diselenggarakan fórum-forum yang membahas pengembangan juga peluang-peluang dari industri sektor ini. Seperti pada pada tanggal 7 Februari 2008 lalu diadakannya pertemuan Bandung Creative City Forum. Di dalamnya terdapat diskusi, seminar, pertemuan dan rapat-rapat khusus yang membahas peluang pengembangan industri kreatif di kota Bandung. Penyelenggaranya mulai dari komunitas, organisasi, universitas, sampai pada pemerintah pusat dan daerah. Dibahas di dalamnya Bandung merupakan suatu contoh yang unik di dalam berkembangnya industria ekonomi kreatif. Karena berkembang di dalam negara yang sedang berkembang. Ini dapat menjadi contoh bahwa kreativitas dapat menjadi pendorong bagi pertumbuhan eknomi baru di suatu kawasan.

Namun sangat disayangkan ternyata nampaknya pemerintah seperti terlambat di dalam campur tangan dalam sektor ini, perkembangan ini sepertinya sama sekali tidak tersentuh oleh berbagai kebijakan yang dikembangkan oleh pemerintah. Bisa dikatakan pemerintah kita terlambat dalam menyadari potensi yang dimiliki oleh masyarakatnya. Generasi muda kita dapat menghasilkan ide-ide yang begitu bagus, menghasilkan sesuatu yang baru, mengembangkan potensi dengan usaha mandiri mereka, bahkan membuka lapangan kerja seperti yang sudah disebutkan di atas. Yang justru hal-hal tersebut sangat-sangatlah menopang perkembangan dan kemajuan Jawa Barat, terlebih kesejahteraan masyarakatnya.

Seperti masalah-masalah yang banyak dihadapi para pengusaha mandiri kreatif di Bandung, mulai dari lahan untuk usaha yang terbilang sangat tinggi, sehingga menjadi kendala. Bahkan sampai harus menutup usaha mereka. Didapat dari suatu sumber bahwa Kebutuhan ruang-ruang di lokasi

Dalam suatu observasi, para ahli astronomi hanya dapat menduga isi langit sebatas kemampuan teleskop yang ada pada saat itu. Ahli Astronomi kesulitan mendapatkan citra benda langit yang jaraknya milyaran tahun cahaya. Kesulitan ini membuat para ahli Astronomi berlomba-lomba untuk menciptakan instrumen – instrumen baru yang dapat melampaui keterbatasan yang ada. Salah satu instrumen yang telah berhasil diciptakan oleh para ahli astronomi adalah Teleskop Luar Angkasa Spitzer. Spitzer memiliki kelebihan yaitu instrumen yang memiliki sensitivitas tinggi, yaitu infra merah yang dapat menembus kumpulan gas dan debu, sehingga didapatkan gambar yang tidak dapat dijangkau oleh teleskop optik.

Teleskop Luar Angkasa Spitzer di luncurkan ke luar angkasa oleh roket Delta dari Cape Canaveral, Florida pada tanggal 25 Agustus 2003. Spitzer akan mendapatkan gambar-gambar dan spektrum dengan mendeteksi energi infra merah atau panas, yang dipancarkan objek diluar angkasa dalam jangkauan panjang gelombang antara 3 dan 180 mikron (1 mikron sama dengan 1 juta meter). Kebanyakan radiasi infra merah ini terhalang oleh atmosfir bumi dan tidak bisa diamati dari bumi.

Spitzer merupakan teleskop infra merah terbesar yang pernah diluncurkan ke luar angkasa. Instrumennya yang sensitif memberikan gambaran yang unik dari alam semesta dan memungkinkan kita untuk melihat lebih dekat bagian ruang angkasa yang tidak dapat ditangkap teleskop optik. Kebanyakan area di luar angkasa dipenuhi dengan gas dan awan debu yang menghalangi medan pandang. Sinar infra merah dapat menembus awan ini, memungkinkan kita untuk melihat lebih dekat evolusi bintang, pusat galaksi, dan data terbaru sistem planet. Infra merah juga memberikan kita informasi tentang objek yang lebih dingin, seperti bintang kecil yang kurang memancarkan cahaya, planet extrasolar juga molekul-molekul di luar angkasa.

Dikarenakan infra merah merupakan radiasi panas, teleskop harus dalam keadaan dingin (-459 derajat Fahrenheit atau -273 derajat celcius) jadi dapat menerima sinyal infra merah dari luar angkasa tanpa interferensi dari panas teleskop itu sendiri. Untuk mengatasi masalah ini Spitzer memiliki instrumen yang berfungsi mendinginkan yaitu cryogenik.

Infrared Array Camera (IRAC) adalah salah satu instrumen dari teleskop luar angkasa Spitzer, dan memberikan kemampuan menangkap gambar pada panjang gelombang infra merah pendek dan sedang. Ini camera yang umum akan digunakan oleh peneliti pada Spitzer untuk berbagai macam program riset astronomi.

IRAC memiliki 4 channel kamera yang memberikan gambar yang setara dengan 5.12 x 5.12 arcmin pada 3.6, 4.5, 5.8, dan 8 mikron. Setiap keempat detektornya tergabung dalam kamera berukuran 256 x 256 pixels. IRAC menggunakan dua set detektor gabungan. Dua channel panjang gelombang pendek dibuat dari gabungan detektor yang terbuat dari indium dan antimoni. Sedangkan channel gelombang panjang menggunakan detektor silikon yang telah khusus digabungkan dengan arsenik. Satu-satunya bagian yang bergerak pada IRAC adalah lensa kamera.

Dengan menggunakan satu instrumen teleskop kita dapat memperoleh banyak informasi dari alam semesta ini. Dalam sebuah pengamatan menggunakan teleskop tidak harus secara visual saja, bisa juga diperoleh dari gelombang-gelombang, misalnya gelombang infra merah seperti pada Teleskop Luar Angkasa Spitzer.

Gelombang infra merah dapat memberikan informasi yang tidak dapat dijangkau oleh pengamatan secara visual. Kendala-kendala pada pengamatan secara visual seperti keterbatasan medan pandang, objek yang lebih dingin, bintang kecil yang kurang memancarkan cahaya, planet extrasolar juga molekul-molekul di luar angkasa, gelombang infra merah dapat mengatasi dan mendapatkan berbagai informasi dari objek-objek tersebut.

Google corp. termasuk ke dalam perusahaan paling sukses di bidangnya sampai saat ini,,perusahaan yang bergerak di bidang komputer atau lebih pada produk2 onlinenya.. Sebuah ide brilian dan sangat kreatif, sebuah search engine.. Larry Page dan Sergey Brin,duo jenius dibalik kesuksesan Google corp. ini membuat Google dapat berkembang dengan dengan ide membentuk sebuah citra search engine paling lengkap, dan itu memang terbukti, selain lengkap juga cepat. Sehingga semakin banyak orang yang menggunakan fasilitas ini. Peluang untuk lebih maju tidak mereka sia-siakan begitu saja. Fitur-fitur canggih terus mereka temukan dan kembangkan. Google juga bisa melihat peluang dengan melirik perusahaan-perusahaan kecil potensial dan membelinya, seperti multiply, blogger, feedburner, dll.

Google juga aware dengan kebutuhan kita, yang berhubungan dengan komputer, dalam bentuk online contohnya google doc.. Dalam hal pemasangan iklan di google pun menurut saya itu cukup kreatif, google tidak menyimpan banner, tetapi banyak hanya link-link tulisan, dengan begitu dia memanjakan user, tetapi tetap mengakomodasi sponsor yang ingin memasang iklan, dengan harga per-klik yang tidak terlalu mahal, walaupun begitu dengan banyaknya pengguna google, yang meng-klik sponsored link tersebut juga semakin banyak, keuntungan pun masih bisa diraih. Dengan kata lain google sangat kreatif, bisa menemukan perpaduan yang tepat antara kepuasan pengguna dan sumber pemasukkannya (sponsored link tersebut)..

Masih banyak produk-produk dari google yang terus bermunculan, terus berkembang.. Masih banyak lagi tentang kreatifitas-kreatifitas dari Google ini yang membuat mereka menjadi maju dan sukses sebagai perusahaan di bidangnya.. Mungkin yang saya paparkan di atas hanya sedikit, dan yang saya ketahui.. Salut sama Google..

another way to be creative..

Think different,,

way to be creative..